team spirit juara

Taklukan Raja Terakhir! Team Spirit Juara The International 10

wargoal.com – Pertarungan grand final The International 10 antara Team Spirit menghadapi “Raja Terakhir” PSG.LGD berakhir untuk kemenangan sang kuda hitam, 3-2. Team Spirit bukanlah tim unggulan untuk jadi juara TI10, tapi penampilan mereka sepanjang main event sukses merebut hati para penggemarnya.

Pada kubu satunya, PSG.LGD justru menjadi favorit utama untuk memenangkan turnamen ini melihat performa mereka yang dominan pada sepanjang babak group dan main event. Akan tetapi, tim powerhouse dari Cina itu tunduk dengan kejutan-kejutan dari TORONTOTOKYO dan kawan-kawan.

Team Spirit berhasil melaju ke grand final setelah kalahkan Fnatic, OG, Virtus.pro, Invictus Gaming dan Secret sebelum berhadapan dengan PSG.LGD. Sementara PSG.LGD sudah mendominasi babak group stage dengan rekor 7 kali menang dan sekali imbang. Di main event, PSG.LGD juga nyaman bertahan di upper bracket, mengalahkan T1, Virtus.pro dan Secret.

Team Spirit sudah menggebrak pada dua game awal melawan PSG.LGD. Yatoro kembali memperlihatkan keterampilam bermain berbagai macam carry. Kali ini dengan Naga Siren, Team Spirit berhasil meredam mobilitas tinggi dari hero PSG.LGD berkat Song of Siren dan Ensnare.

Pada game kedua, Magnus dari Collapse kembali memberikan kontribusi besar melalui inisiasi mengejutkan, mempermudah temannya melakukan kill tanpa harus berhadapan langsung dalam perang besar.

PSG.LGD seakan bangkit di game tiga dan empat, tak ingin membiarkan reputasinya sebagai tim ditakuti sirna begitu saja. Tinker Nothingtosay dan Spectre Ame menunjukan kombo global yang menakutkan, Team Spirit tak mampu mengembangkan permainan mereka walau mendapat Magnus dan Phantom Assassin, salah satu hero terbaik dari Yatoro.

Game keempat, giliran Faith_Bian menunjukan keahlian Magnus-nya. Ditambah dengan Fiend Grip dari Bane, beberapa kali mereka sukses menghabisi Yatoro tanpa bisa dibalas balik. Ame dengan mudah memberikan damage besar berkat berbagai stun yang dimiliki komposisi hero PSG.LGD

Saat game penentuan, momentum sedang mengarah ke PSG.LGD. Dan juga mereka berhasil menggunakan hero andalan seperti carry Tiny yang dikombo dengan Lycan. Duet ini adalah kombo tak terkalahkan dari PSG.LGD.

Tapi, Spirit percaya diri dengan Magnus dan duet support Winter Wyvern dan Bane yang bisa mengunci pergerakan musuh dalam waktu lama. Team Spirit memilih bermain pasif dan memancing PSG.LGD menginisiasi pertama. Taktik ini berjalan mulus sebab serangan PSG.LGD dapat dipatahkan dengan mudah dan Spirit perlahan meningkatkan keunggulan mereka.

Setelah item-item besar terkumpul untuk Terrorblade Yatoro seperti Eye of Skadi dan Satanic, Spirit berani menggedor markas PSG.LGD yang sudah kehabisan akal.

Cuma dibutuhkan waktu 36 menit untuk Spirit memastikan Aegis of Champion jatuh ke genggaman mereka. PSG.LGD menyerah untuk kedua kalinya di final The International. Pada tahun 2018, mereka juga kalah di final oleh OG walau dijagokan menjadi juara.

Selamat bagi Team Spirit yang berhak membawa pulang hadiah sebesar $18 juta USD atau sekitar 250 miliar Rupiah serta titel juara The International 10!

 

Ingin dapat update seputar bola dan prediksi angka yang akurat? Yuk gabung di group telegram! Linknya ada disini! Buruan join! ada bagi-bagi freechips setiap livenya.

sumber