Sering Pelupa, Waspadai 7 Gejala Alzheimer

WARGOAL.COM – Gejala Alzheimer yang sering muncul adalah mudah lupa karena terjadi penurunan daya ingat. Selain itu, ada beberapa gejala lain yang bisa dikenali, seperti kesulitan untuk berbicara dan menulis, mudah merasa cemas, serta menarik diri dari pergaulan.

Gejala Alzheimer ada banyak, tetapi umumnya khas sehingga mudah dikenali. Ada beberapa tanda yang sering muncul di awal, seperti sering lupa, penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku. Gejala Alzheimer ini muncul karena ada gangguan di dalam otak pengidapnya.

Seiring berjalannya waktu, gejala yang muncul bisa berkembang dan menjadi lebih parah. Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, kondisi ini bisa menyebabkan pengidapnya kesulitan berbicara, mengalami gangguan kecemasan, dan penurunan suasana hati serta perubahan kepribadian. Pada taraf yang paling parah, gejala Alzheimer bisa menyebabkan pengidapnya mengalami halusinasi dan delusi.

Alzheimer bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti gaya hidup yang tidak sehat, jenis kelamin, riwayat penyakit jantung, dan riwayat cedera, misalnya pernah mengalami benturan keras pada bagian kepala. Selain sering pelupa, ada beberapa gejala Alzheimer yang perlu diketahui dan diwaspadai, di antaranya:

1. Penurunan Daya Ingat

Gejala Alzheimer yang paling umum adalah gangguan daya ingat. Kondisi ini bisa menyebabkan pengidapnya menjadi pelupa, bahkan sering melupakan hal-hal yang baru saja terjadi pada dirinya.

2. Sulit Fokus 

Pengidap penyakit ini mungkin akan kesulitan untuk berfokus pada satu hal. Kondisi ini terjadi karena ada gangguan pada otak. Selain itu, pengidap penyakit ini juga akan kesulitan untuk mengerjakan satu hal, sekalipun yang bersifat sederhana.

3. Mudah Merasa Cemas 

Kecemasan adalah salah satu gejala awal depresi. Namun, peningkatan kecemasan yang berlebihan bisa menjadi gejala awal Alzheimer. Perasaan cemas yang meningkat dikaitkan dengan penyakit alzheimer. Ini karena pada saat seseorang mengalami cemas yang berlebihan, maka akan terjadi peningkatan tingkat amyloid beta pada otak. Plak amyloid ini nyatanya sering terbentuk pada bagian otak pengidap alzheimer. Jika tidak segera ditangani, maka dapat menyebabkan demensia.

4. Gangguan Berbicara dan Menulis 

Gejala Alzheimer selanjutnya adalah gangguan berbicara dan menulis. Selain itu, pengidap Alzheimer akan mengalami penurunan kemampuan berbahasa, lambat dalam mengungkapkan sesuatu, penggunaan kosakata yang menurun, dan sangat sulit atau kaku ketika akan menulis menggunakan tangan.

5. Disorientasi 

Pengidap alzheimer juga akan mengalami disorientasi, baik untuk mengingat waktu maupun mengingat hal-hal kecil mengenai dirinya. Biasanya pengidap akan mengalami kebingungan jika dibawa ke suatu tempat meskipun sudah sering berkunjung ke tempat tersebut. Karena itu, jika tidak didampingi dengan baik maka pengidap Alzheimer bisa tersesat karena tidak ingat arah.

6. Perubahan Perilaku dan Kepribadian 

Gejala Alzheimer lainnya adalah terjadi perubahan emosi dan kepribadian. Biasanya, pengidap alzheimer akan lebih mudah berubah suasana hatinya tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mereka akan merasa sangat membutuhkan bantuan orang-orang di sekitarnya.

7. Menarik Diri dari Pergaulan 

Penurunan semangat juga akan dialami oleh pengidap alzheimer. Biasanya, pengidap akan menarik diri dari lingkungan dan mulai membatasi diri untuk berkumpul. Tidak hanya itu, pengidap alzheimer akan kehilangan minat pada suatu kegiatan yang menjadi kegemarannya.

Gejala Alzheimer mungkin sulit untuk dicegah, tetapi menjaga kesehatan pengidapnya adalah hal yang perlu diketahui. Bantu jaga kesehatan tubuh pengidap penyakit ini dengan memberi suplemen khusus, terutama yang bisa merangsang dan mempertahankan daya ingat.

Referensi:
NHS UK. Diakses pada 2021. Alzheimer’s Disease.
Healthline. Diakses pada 2021. Everything You Need To Know About Alzheimer’s Disease.
WebMD. Diakses pada 2021. Understanding Alzheimer’s Disease – Symptoms.