Bonus New Member
Satria Tama.

Satria Tama, Anak Hilang yang Kembali ke Persebaya

Wargoal.com – Nama Satria Tama resmi bergabung menjadi pemain dari klub sepakbola asal Surabaya, Persebaya. Setelah ditinggal dua kiper sebelumnya, kini Bajol Ijo resmi mendapatkan pengganti. Penjaga gawang 24 tahun itu telah resmi menandatangani kontrak dengan Persebaya pada Senin (1/2) kemarin.

Ternyata klub Persebaya bukan hal asing bagi Satria. Di era 2000 awal, Satria sering diajak sang ayah untuk menyaksikan secara langsung pertandingan Bajol Ijo. Hal itu membuat Satria jatuh cinta pada klub kebanggaan arek-arel Suroboyo. Cintanya telah ia buktikan dengan mengejar cita-cita menjadi pemain sepak bola lewat klub internal, Indonesia Muda.

Dari laman resmi Persebaya, “Saya sudah jadi Bonek sejak kecil. Waktu masih nonton di Gelora 10 Nopember, saya katakan pada diri saya sendiri bahwa saya harus bisa bermain untuk Persebaya saat sudah dewasa,” jelas Satria.

“Makanya saya pilih SSB Indonesia Muda. Saya berharapnya bisa gabung Persebaya karena kan IM tim internalnya Persebaya. Latihan dulu di lapangan Pacar Keling. Saya juga merasakan tanding di Karanggayam,” imbuhnya.

Melaui IM, bakat seorang Satria Tama terlihat. Mantan penjaga gawang timnas U-22 tersebut bahkan turut membanti klubnya untuk menembus babak nasional di kompetisi Danone Cup pada tahun 2009.

Potret Satria Tama saat membela tim Surabaya Muda di ajang Danone Cup 2009. (Doc Persebaya)

Sayang dualisme yang menerpa Persebaya di tahun-tahun berikutnya memaksa Satria Tama untuk menentukan pilihan guna masa depannya. Akhirnya pilihan tempat untuk menimba ilmu jatuh pada WCP Akademi, Gresik.

Di kota yang sama lah karir profesional Satria dimulai. Di tahun 2016, tim lokal Persegres Gresik United menggunakan jasanya.

“Setelah ada masalah internal saya pindah ke WCP, punya coach Widodo. Dari sana saya akhirnya mulai karir di Persegres. Gara-gara itu saya dikiranya orang Gresik, padahal ya aku arek Suroboyo,” ungkap Satria.

Ia juga kerap mendapatkan panggilan untuk membela timnas Indonesia. Dimulai dari timnas U-19 di tahun 2016. Lalu namanya makin tenar saat tampil gemilang di SEA Games 2017. Luis Milla, pelatih timnas saat itu juga sempat memanggilnya untuk mengisi skuad di timnas senior.

Kini, setelah mimpinya terwujud, target berikutnya adalah membawa tim idolanya berprestasi. Satria ingin menorehkan cerita manis untuk Persebaya.

“Pastinya saya akan berikan yang terbaik untuk membawa Persebaya berprestasi. Saya ingin seperti idola saya, Hendro Kartiko, yang bisa bawa Persebaya juara,” harapnya.

 

Sumber

Promo Mingguan