Review Film: Luca (2021)

WARGOAL.COM – Bagi para penggemar film Pixar, pasti sudah tidak asing dengan film-film yang berlatar pada salah satu kebudayaan negara tertentu, contohnya Coco (2017) yang berlatar di Meksiko dan Brave (2012) yang berlatar di Skotlandia. Kali ini, Pixar mengajak penontonnya untuk berjalan-jalan ke Italia lewat film Luca.

Dengan latar Italia di era 1950-an dan 1960-an, Luca berkisah tentang Luca Paguro, bocah monster laut yang penasaran dengan apa yang ada di daratan. Rasa penasarannya pun terjawab ketika dia bertemu dengan monster laut lainnya yang bernama Alberto Scorfano. Luca dan Alberto kemudian berteman dan mereka bersama-sama menjelajahi sebuah kota kecil yang bernama Portorosso.

luca 2021

Penggemar film Pixar pastinya sudah tidak asing dengan ciri khas studio film ini yang selalu menyajikan kisah dengan pesan mendalam yang mampu mengacak-acak hati penontonnya. Namun jika dibandingkan dengan film-film Pixar sebelumnya, jalan cerita yang ditampilkan Luca bisa dibilang jauh lebih ringan.

Film ini kurang lebih berkisah tentang seorang monster laut remaja yang sedang dalam fase ingin mencari tahu tentang hal yang dilarang oleh orang tuanya, yaitu dunia permukaan atau daratan. Hingga akhirnya Luca bertemu dengan monster laut sebayanya, yaitu Alberto, yang membuat dia berani “membangkang” orang tuanya dengan nekat pergi ke permukaan.

Nostalgia Pertemanan Masa Kanak-Kanak

Di film ini kita akan disajikan kisah persahabatan yang naif di antara keduanya. Luca yang begitu polos dengan dunia permukaan, begitu mudah dibuat kagum oleh Alberto yang sebenarnya enggak punya banyak pengetahuan tentang dunia permukaan.

Dinamika di antara keduanya tentu saja bakal mengingatkan kalian dengan hubungan pertemanan yang begitu polos saat masih anak-anak. Ditambah lagi dengan konflik kehadiran teman baru di antara Luca dan Alberto yang membuat kalian semakin relate dan bernostalgia dengan kenangan pertemanan yang terjadi di masa anak-anak.

Konflik yang dihadirkan Luca bisa dibilang tidak sekompleks film-film Pixar sebelumnya. Namun, kalian enggak perlu khawatir karena Pixar tetap enggak melupakan ciri khas mereka dengan menghadirkan adegan emosional di Luca. Namun, adegan emosional di film ini enggak sedramatis adegan emosional di film Pixar lainnya.

Pixar menggunakan perpaduan gradasi warna yang indah di tubuh Luca maupun Alberto. Ditambah lagi, transisi animasi perubahan fisik kedua karakter tersebut juga ditampilkan dengan begitu cepat. Penggambaran kota Portorosso-nya juga benar-benar kental dengan nuansa Italia-nya. Film ini seakan mengajak penonton untuk menikmati indahnya pesisir Italia walau hanya dalam bentuk animasi.

Dengan jalan ceritanya yang ringan, film ini tentu saja cocok dijadikan tontonan yang menghangatkan bersama keluarga. Apalagi, kisah persahabatan yang ditampilkan di film ini mampu membuat kalian terkenang dengan masa kecil.