serial netflix arcane

Review Act 3 Serial Netflix Arcane: League of Legends, Ending Yang Menggantung Dalam Sebuah Tragedi

Wargoal.com – Serial Netflix Arcane berlanjut pada Act ketiga, dimana dalam seri ini kita disajikan kisah gelap nan suram dan memilukan yang ditampilkan cukup baik dengan art style yang masih sama kerennyadari seri sebelumnya.

Banyak kejutan yang diberikan dalam serial Netflix ini, mulai dari kepribadian karakter, genre dan plot yang sering berbelok ke arah yang tidak pernah kita duga sebelumnya.

Karakteristik Karakter Dalam Serial Netflix Arcane

Dimulai dari Vi, seorang petarung tempramen yang memiliki hati emas; Caitlyn yang seorang polisi idealis dari keluarga terpandang di kota yang ingin menyelamatkan kehidupan kota; Jayce yang ilmuwan ideais yang ingin melakukan sesuatu hal yang benar dan membantu orang sebanyak-banyaknya;

Silco sebagai bos kriminal kejam yang tidak segan untuk membunuh siapapun yang berani menghalangi jalannya.; Tak lupa Jinx yang super chaos dan destruktif.

Vi merasa bersalah atas perlakuannya di masa lalu terhadap adiknya Jinx dan sangat ingin menemukan dan menyelapatkannya; Caityn menemukan tantangan ketika ia dihadapkan dengan eksploitasi kota dan pengabaian orang-orangyang ada di Zaun; Jayce yang akhirnya harus melakukan hal-hal buruk untuk mencapai tujuan dan merasa takut akan konsekuensinya;

serial arcane

Cintanya terhadap Jinx adalah titik lemah dari Silco, karena berpikir dia memiliki rasa sakit yang sama saat dirinya dihianati dan ditinggalkan. Lalu Silco mencoba untuk menyembuhkan dirinya sendiri dengan mencintai Jinx sebagai anak perempuannya.

Dan ini semua akhirnya bermuara pada Jinx, dia bertanggung jawab atas semua yang terjadi di seluruh cerita ini. Semua tindakannya memberi efek pada semua karakter, mulai dari interaksinya dengan bola Hextech yang pertama kali dia curi saat berada di Act 1, tepatnya saat ia masih kecil.

Dia berubah dari sosok anak yang manis tapi ceroboh menjadi sosok pembunuh psiko saat dewasa.

Sepintas memang ia mirip dengan Harley Quinn, namun d Arcane dia ditata sedemikian rupa sebagai sosok yang memiliki kisah gelap dan tragis di masa lalu, dan tidak ceria.

Bisa dibilang Arcane adalah Game of Thrones versi animasi fantasi namun dengan balutan art style yang unik. Cerita sangat kompleks. Orang baik tak selalu melakukan hal baik, begitupun sebaliknya, dan situasi cerita yang terlihat seperti plot biasa yang tiba-tiba dapat berubah tak terduga.

Serial Netflix Arcane diakhiri oleh sebuah cliffhanger yang memberikan kita kode bahwa serial ini akan berlanjut pada musim keduanya dan sudah dikonfirmasi oleh akun resmi Arcane.