Bonus New Member

Pola Makan Sehat untuk Mencegah Penyumbatan Usus

WARGOAL.COM – Obstruksi usus adalah penyumbatan yang terjadi di dalam usus, baik usus halus maupun usus besar. Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan penyerapan makanan atau cairan, di dalam saluran pencernaan. Bila tidak segera ditangani, bagian usus yang mengalami sumbatan bisa mati dan menyebabkan komplikasi serius.

Obstruksi usus atau penyumbatan usus yang dialami, biasa saja dialami oleh sebagian usus, bahkan secara keseluruhan. Pada pengidap sebagian obstruksi usus atau penymbatan usus, makanan masih bisa melewati usus, walau hanya sedikit. Sedangkan pada keseluruhan, makanan sudah tidak bisa sama sekali melewati usus. Jika kondisi ini dibiarkan, akan menimbulkan tekanan yang akan menyebabkan bocornya usus. Nah, jika hal ini terjadi akan membahayakan nyawa pengidapnya.

Obstruksi Usus, Kerusakan Berbahaya pada Usus

Obstruksi usus merupakan penyumbatan yang terjadi di dalam usus, baik usus halus maupun usus besar. Obstruksi usus sendiri dapat menimbulkan gangguan penyerapan makanan atau cairan, di dalam saluran pencernaan. Nah, jika kondisi ini tidak segera ditangani, bagian usus yang mengalami sumbatan akan mati secara fungsi dan akan menyebabkan komplikasi serius pada pengidapnya.

Ini Gejala yang Muncul pada Pengidap Obstruksi Usus

Gejala umum yang timbul pada pengidap obstruksi usus, antara lain tidak bisa buang air besar, nyeri perut yang terjadi secara hilang dan timbul, perut kembung, mual dan muntah-muntah, serta tidak bisa buang angin. Semakin berat obstruksi usus yang terjadi, maka akan semakin hebat juga nyeri perut yang dialami oleh pengidapnya.

sumber: sehatq.com

Berikut Penyebab dan Faktor Risiko Terjadinya Obstruksi Usus

Obstruksi usus dibagi menjadi dua jenis berdasarkan faktor penyebabnya, yaitu:

Obstruksi Usus Mekanik

Obstruksi usus mekanik akan terjadi ketika usus kecil tersumbat. Hal ini dipicu oleh perlengketan usus yang biasanya muncul setelah operasi perut atau panggul. Selain itu, beberapa faktor yang bisa jadi penyebab kondisi ini, yaitu adanya radang usus, hernia yang menyebabkan usus menonjol ke dinding perut, mengidap batu empedu, tertelannya benda asing, usus yang melipat ke dalam, adanya penumpukan feses pada usus, serta adanya penyempitan usus besar karena peradangan atau penumpukan jaringan parut.

Obstruksi Usus Non-Mekanik

Obstruksi usus non-mekanik bisa terjadi ketika adanya gangguan kontraksi pada usus besar dan usus kecil. Gangguan tersebut dapat terjadi sementara, bahkan jangka panjang. Kondisi ini dapat dipicu oleh beberapa kondisi, seperti adanya gangguan elektrolit, bekas operasi pada daerah perut atau panggung, adanya peradangan pada lambung dan usus, radang usus buntu, adanya gangguan saraf, serta kurangnya jumlah hormon tiroid pada seseorang.

Sumber: sehatq.com , halodoc.com

Promo Komisi