Bonus New Member
Penyerang Real Madrid, Karim Benzema.

Pelatih Timnas Prancis Anggap Benzema Sebagai Aib!

Wargoal.com – Didier Deschamps, pelatih dari tim nasional Prancis blak-blakan mengatakan bahwa penyerang Real Madrid, Karim Benzema adalah aib bagi Les Bleus ⸺julukan timnas Prancis.

Hal itu juga menjadi alasan mengapa Deschamps tak memanggil Benzema untuk memperkuat timnas Prancis pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Jika dilihat hingga saat ini, performa Benzema bersama Los Blancos pada musim ini kian bersinar. Real Madrid harus ditinggalkan oleh pemain andalannya, Cristiano Ronaldo ke Juventus beberapa musim lalu.

Namun ternyata hengkangnya Cristiano Ronaldo tak membuat El Real terpuruk. Terbukti bahwa kini Benzema semakin subur berada di lini depan Real Madrid.

Di ajang La Liga, Benzema saat ini menempati posisi tiga daftar top skor sementara dengan torehan 17 gol. Ia juga tercatat sebagai penggawa El Real paling subur di musim ini.

Terlepas dari moncernya performa Benzema, Deschamps tetap tidak akan menggunakan jasa pemain 33 tahun itu. Bagi Deschamps, kesalahan yang dilakukan Benzema telah merusak citra Prancis.

Sebagaimana diketahui, Benzema terlibat skandal pemerasan video seks terhadap rekannya sendiri, Mathieu Valbuena. Tercatat, sudah lebih dari lima tahun sejak insiden malang yang melibatkan Mathieu Valbuena membuat karier internasional Benzema pudar.

Selain itu, keberadaan penyerang kelahiran Lyon 1987 itu kerap memecah belah persatuan tim.

Kemarahan Deschamps

Dari Suara, “Itu adalah aib,” kata Deschamps kepada RTL yang dikutip Marca, Rabu (24/3/2021).

“Bahkan, jika lama kelamaan sedikit terlupakan, saya tetap tidak bisa melupakannya,” tegas Deschamps.

“Tidak hanya ini terkait dengan Karim Benzema, tapi ada juga pernyataan dari orang lain yang berujung pada tindakan kekerasan yang mempengaruhi keluarga saya.”

“Di sini ada batas yang terlampaui, bagi saya itu tidak bisa diterima. Saya tidak bisa melupakannya, saya tidak akan pernah lupa.”

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps.

Benzema telah diasingkan dari kancah internasional selama lebih dari lima tahun, dan jajak pendapat terus-menerus memihak Federasi Sepak Bola Prancis (FFF).

Benzema Harus Dimaafkan

Meski demikian, tidak sedikit pihak yang merasa Deschamps harus memaafkan Benzema dan memberikannya kesempatan untuk kembali berseragam Les Bleus.

“Saya tidak menyalahkan Deschamps atas apa yang terjadi, tapi saya hanya mengatakan bahwa pengampunan adalah bagian dari masyarakat kita dan kualitas seorang pria,” kata Jean Michel Larque kepada RMC Sport.

“Saya percaya bahwa, terlepas dari semua kesulitan yang telah dia tanggung, pengampunan mungkin bisa membuat Deschamps tumbuh.”

Surat kabar Le Figaro telah memberikan bukti bahwa dari 30.000 suara, hanya 55 persen yang percaya Benzema seharusnya tidak bermain untuk Prancis, yang merupakan penurunan tajam dari 70-80 persen yang merasa seperti itu belum lama ini.

Majalah France Football melanjutkan tekanan pada mantan pelatih Juventus tersebut dengan menyebut Benzema sebagai pemain Prancis terbaik pada tahun 2020, dan mengingat keadaan permainan pada tahun 2021, hanya Mbappe yang bisa menghentikan penyerang Los Blancos untuk memenangkan penghargaan lagi.

Di jeda internasional pekan ini, Prancis akan melakoni tiga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Prancis sendiri tergabung di Grup D bersama Ukraina, Bosnia dan Herzegovina, Kazakhstan dan Finlandia.

Di pertandingan perdana melawan Ukraina di Stade de France, Kamis (25/3/2021), dini hari WIB, Prancis hanya mampu bermain imbang 1-1.

Keunggulan yang sempat dimiliki Prancis melalui Antoine Griezmann terhapuskan oleh gol bunuh diri Presnel Kimpembe pada menit ke-57. Setelah itu, tim asuhan Deschamps gagal mengonversi berbagai peluang dan dominasi penguasaan bola menjadi gol.

 

Sumber

Promo Mingguan