Lupa Matikan Mic, Atlet Esports BTR Branz Diskors

Lupa Matikan Mic, Atlet Esports BTR Branz Diskors

WARGOAL.COM – BTR Branz diskors karena skandal berhubungan intim dan lupa mematikan mic. Bigetron Alpha pernyataan resmi bahwa salah satu pemainnya tidak akan mengikuti MLBB Southeast Asia Cup (MSC) 2021. Oleh sebab itu, BTR Branz tidak dapat bermain di turnamen tersebut.

Melalui akun Instagram, salah tim esports Indonesia, Bigetron Esports menyampaikan bahwa player dengan nickname BTR Branz akan vakum selama satu bulan dan tidak dapat mengikuti MLBB Southeast Asia Cup (MSC) 2021. Hal ini dikarenakan kegaduhan yang disebabkan oleh salah satu pemain mereka, Jabran Bagus Wiloko alias BTR Branz.

“Official Statement. Terkait dengan adanya peristiwa yang baru saja terjadi, kami pihak Management Bigetron Esports, memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi dan dengan ini kami menyatakan bahwa Jabran “Branz” Bagus Wiloko telah mendapatkan peringatan keras dari kami dan sebagai sanksinya, pihak terkait telah dicabut haknya selama sebulan penuh dan tidak akan ikut serta dalam segala aktivitas kompetitif di skena Mobile Legend, termasuk di turnamen resmi internasional Moontoon yang akan datang yaitu MLBB Southeast Asia Cup (MSC), hingga turnamen tersebut selesai.” tulis akun instagram @bigetronesports

Peringatan keras untuk BTR Branz

Dari pernyataan tersebut, pihaknya telah memberikan peringatan keras kepada Branz. Bigetron Esports juga telah memberikan sanksi di mana dicabutnya hak pemain tersebut selama satu bulan penuh dan tidak akan ikut serta dalam segala aktivitas kompetitif di Mobile Legends.

Sebelumnya, Bigetron Alpha adalah salah satu finalis di MPL ID Season 7. Sayangnya, mereka berhasil dikalahkan oleh Evos Legends dengan skor akhir 4 – 2.

Walaupun  kalah, mereka tetap menjadi perwakilan Indonesia di turnamen MSC 2021 bersama dengan sang juara, Evos Legends. Turnamen ini akan diselenggarakan mulai dari penyisihan grup pada 7 Р10 Juni, dan babak playoff pada 11 Р13 Juni.

Sebanyak delapan negara akan bertanding dan mereka akan memperebutkan total hadiah sebesar USD 150.000 (sekitar 2,1 miliar rupiah). Melalui informasi yang tertera di website resmi MSC, delapan negara tersebut, yakni Filipina, Indonesia, Thailand, Laos, Kamboja, Malaysia, Singapura dan Vietnam.

Terkait skandal yang terjadi, tidak disebutkan secara resmi bagaimana kejadiannya. Tapi, patut diduga terkait dengan video yang sudah banyak beredar di YouTube. Saat itu sedang ada live streaming, lalu terdengar suara yang tidak senonoh dan kemudian dipermasalahkan oleh berbagai pihak.