Bonus New Member
Kemana Perginya Andrea Pirlo Paling Keren dan Disegani?
Andrea Pirlo.

Kemana Perginya Andrea Pirlo Paling Keren dan Disegani?

Wargoal.com – Kekalahan telak yang dialami Juventus saat melawan rival sekotanya, Inter Milan pada hari Senin (18/1/2021) dini hari WIB, membuat sang pelatih, Andrea Pirlo semakin hancur.

Akhir-akhir ini, pelatih the Old Lady itu menerima lebih banyak kritikan ketimbang pujian. Sebenarnya Pirlo telah diragukan dari awal ketika ia ditunjuk sebagai pelatih Juventus pada Sabtu (8/8/2020) malam waktu setempat, mengingat kurangnya pengalaman melatih pada tingkat atas.

Kepercayaan Pirlo pada sejumlah pemain mengancam kehancurannya. Apalagi ditambah dengan kurangnya pengalaman berlatih, membuat gambaran diri Pirlo yang dulu keren dan disegani berubah menjadi individu yang bingung dan sedih di pinggir lapangan.

Bukti kurangnya kekompakan permainan dari Juventus adalah ketika gol kedua yang dicetak oleh tim Inter pada Senin dini hari WIB. Pada saat bola melambung menembus pertahanan buruk Juventus dan sang gelandang Inter, Nicolo Barella secara tegas menghasilkan cetakan gol. Sungguh pertahanan yang tidak bisa dimaafkan untuk klub top seperti Juventus.

Old Lady kurang cerdik secara taktik, ketika Cristiano Ronaldo lelah, Juventus pasti akan kehilangan poin. Seolah-olah Old Lady memiliki ketergantungan yang amat besar kepada bintang sepakbola yang berusia 35 tahun itu akhir-akhir ini.

Juve memiliki peluang untuk meraih sebongkah trofi ketika mereka menghadapi Napoli dini hari nanti di Piala Super Italia. Namun, impian untuk Scudetto ke-10 secara beruntun semakin berkurang peluangnya dan kepercayaan penggemar terhadap Pirlo bahkan memudar. Seperti halnya yang terjadi pada Maurizio Sarri dan Massimiliano Allegri, dengan chief football officer Fabio Paratici dituduh tidak membangun tim yang mampu menjuarai Serie A.

Seperti yang disadur oleh Daily Mail, Pirlo tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya menyusul penampilan under-par terbaru timnya. “Kami tidak turun ke lapangan, sikapnya salah sejak awal,” katanya kepada Sky Sport Italia.

‘Kekalahan ini buruk. Ini pertandingan terburuk sejak saya berada di sini. Sikap kami salah sejak awal, jika Anda tidak memiliki kemarahan dan tekad untuk memenangkan duel maka itu menjadi sulit.

‘Tak satu pun dari kami yang memikirkan kekalahan seperti itu, saya bertanggung jawab’.

 

Sumber

Promo Mingguan