Filipina Berkuasa di Grand Final M3 Usai Tumbangkan BTK

Filipina Berkuasa di Grand Final M3 Usai Tumbangkan BTK

Wargoal.com – ONIC PH telah memastikan satu tempat di grand final M3 usai menundukan BloodThirstyKings alias BTK dengan skor 3-0. BTK melanjutkan pertarungan hari ini dengan rematch kontra Blacklist International di final lower bracket

Dendam Blacklist yang lengser ke lower bracket akibat ulah BTK akhirnya terbalas. BTK jadi harapan banyak fans yang enggan menyaksikan final dua tim Filipina di M3. Sayangnya, Mobazane cs gagal menghentikan Blacklist meski sudah menampilkan perjuangan yang sangat baik.

BTK hampir selalu menggebrak di early game lewat permainan yang agresif. Apalagi mereka mengamankan beberapa hero andalan seperti Granger, Roger dan Beatrix. Sayangnya, agresi tersebut bisa diredam dengan permainan sabar Blacklist yang tak terpancing dan pintar memilih momen untuk teamfight.

BTK sempat membuka asa untuk bangkit ketika mereka menang di game ketiga. Aksi Roger Mobazane ditambah Beatrix dan Chou yang nyaris mengamankan poin untuk BTK berhasil menaklukan Blacklist. Walau kedua tim bermain sangat disiplin, BTK sukses unggul dari objektif dan penguasaan map sehingga Blacklist tak bisa melawan di game ketiga.

Game keempat jadi laga terakhir perseteruan BTK dan Blacklist. BTK mencoba mematikan hero Ohmyv22nus dengan ban Rafaela, Mathilda dan Estes. Blacklist tak ketinggalan mengincar hero Mobazane seperti strategi mereka sebelumnya.

Sayangnya, target ban tersebut membuat BTK merelakan Yve dan Aldous ke tangan Blacklist yang ternyata jadi momok teamfight Mobazane dan kawan-kawan. Blacklist kali ini tidak terlena dengan pemilihan Saber dari Mobazane yang sempat mengalahkan mereka pada pertemuan pertama di upper bracket.

Pertempuran besar sudah terjadi di turtle pertama di menit 3. Blacklist harus merelakan tiga hero tumbang meskipun Wise berhasil mendaratkan pukulan terakhir ke arah Turtle. BTK cuma kehilangan dua hero namun mereka bisa unggul tipis dari networth hasil dari war tersebut.

Kompaknya duet Hadji dan Ohmyv33nus di midlane berperan penting menghalau rotasi BTK ke arah sidelane. Ohmyv33nus bahkan jadi MVP di match ini karena efektifitas penggunaan ultimate-nya berkali-kali mengurung pemain BTK.

Match keempat final lower bracket M3 berakhir di menit ke-26 dan memastikan slot grand final diisi oleh dua tim Filipina. Meski gagal mengalahkan Blacklist, BTK dapat apresiasi tinggi dari banyak fans karena gameplay mereka ternyata bisa mengimbangi tim kuat seperti Blacklist.

BTK membawa pulang $80.000 USD atau sekitar 1,1 miliar Rupiah sebagai juara tiga M3.

Ingin dapat update seputar bola dan prediksi angka yang akurat? Yuk gabung di group telegram! Linknya ada disini! Buruan join! ada bagi-bagi freechips setiap livenya.

sumber