Bonus New Member
Disia-siakan Barcelona, Luiz Suarez Menjelma Jadi Mesin Pencetak Gol
Luis Suarez.

Disia-siakan Barcelona, Luiz Suarez Menjelma Jadi Mesin Pencetak Gol

Wargoal.com –¬†Penilaian bahwa Luis Suarez tidak diperlakukan dengan baik oleh Barcelona, dilontarkan oleh mantan striker Manchester United, Dimitar Berbatov. Walaupun begitu, nyatanya Suarez mampu membuktikan bahwa Barca telah salah melepasnya.

Selama Suarez berada di Barcelona, ia telah banyak mencetak banyak gol untuk klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut. Sayangnya, ia harus tersingkirkan dari Camp Nou setelah kedatangan pelatih baru, Ronald Koeman.

Bahkan sebelumnya, Suarez sempat menjadi bagian dari trio maut atau yang lebih dikenal dengan MSN (Messi, Suarez, Neymar). Setelah lepas kontrak di Barcelona, Suarez kemudian dilepas ke Atletico Madrid dengan status bebas transfer.

Bergabungnya Suarez di Atletico Madrid, membuat pria kelahiran Uruguay itu menjadi mesin pencetak gol bagi skuad Los Colchoneros. Pemain yang pernah bermain untuk Liverpool itu telah mencetak 12 gol dari 15 pertandingan di La Liga. Ketangkasan Suarez ternyata mampu mengantarkan Atletico Madrid ke puncak klasemen.

Sementara itu, nasib lini depan Barcelona mengalami kesulitan semenjak ditinggal Suarez. Barcelona pun terseok-seok di La Liga, pasalnya mereka tidak punya pemain yang bisa mencetak gol secara rutin.

Balas Dendam Suarez

Berbatov menyebut Suarez telah berhasil membalaskan dendamnya setelah diperlakukan dengan buruk oleh Barcelona.

“Dia seperti mesin,” tulis Berbatov di kolom betfair.

“Atletico Madrid berada di puncak klasemen La Liga dengan keunggulan 7 poin dan masih memiliki satu pertandingan di tangan, Suarez mungkin tertawa lepas sekarang.

“Saya sangat senang untuknya karena cara Barcelona memperlakukan salah satu pemain mereka yang paling berprestasi dengan cara tidak baik.

“Barcelona tidak sopan dan Suarez tidak akan menyesal, dan dia bersenang-senang di Atletico sekarang.”

Striker Hebat

Suarez sekarang memang sudah tidak muda lagi. Namun, Berbatov sama sekali tidak pernah meragukan kualitas yang dimiliki striker asal Uruguay tersebut.

“Sebagai sesama striker, Anda selalu tahu siapa yang bisa merusak dan siapa pemain hebat. Ketika saya bermain melawannya dia menggertak para pemain bertahan dan menggunakan agresivitas dengan caranya sendiri meskipun dia terkadang melewati batas,” lanjutnya.

“Jika Anda mengesampingkan itu, kualitas yang dia miliki dan peluang yang dia tahu bagaimana mengambilnya. Dia sekarang berusia 34 tahun dan sangat luar biasa bagaimana keadaannya saat ini.

“Dia membuktikan satu poin bahwa dia bisa mencetak gol dan dia melakukannya untuk Liverpool sebelum itu. Dia tahu apa yang harus dilakukan di lapangan.”

 

Sumber

Promo Mingguan