Benarkah Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin Sebabkan Alergi

WARGOAL.COM – Terlalu banyak minum vitamin bisa meningkatkan risiko orang yang memiliki alergi untuk mengalami reaksi alergi. Hal itu terjadi karena sistem kekebalan tubuh menganggap bahan-bahan yang terdapat dalam suplemen vitamin sebagai sesuatu yang berbahaya. Selain alergi, konsumsi vitamin berlebihan juga bisa menyebabkan masalah kulit lainnya, seperti ruam kulit, lesi kulit, dan kulit mengelupas.

Selama masa pandemi, banyak orang berusaha menjaga daya tahan tubuhnya agar tetap kuat dengan mengonsumsi vitamin. Berbagai vitamin, mulai dari A, B, C, D, sampai E, semuanya dikonsumsi agar bisa melindungi tubuh dari virus COVID-19.

Namun, tahukah kamu, terlalu banyak minum vitamin malah bisa berdampak buruk pada tubuh lho, termasuk pada kulit. Ada berbagai masalah kulit yang bisa terjadi akibat terlalu banyak minum vitamin. Selain itu, bagi orang yang memiliki alergi terhadap bahan-bahan tertentu juga berisiko mengalami reaksi alergi akibat konsumsi vitamin berlebih. Berikut ulasannya.

Konsumsi Vitamin Berlebih Bisa Menyebabkan Alergi pada Orang yang Memiliki Alergi

Masalah kulit berupa reaksi alergi akibat terlalu banyak minum vitamin hanya terjadi pada orang yang memiliki alergi. Misalnya, konsumsi vitamin D3 bisa menyebabkan reaksi alergi pada orang yang memiliki alergi terhadap vitamin tersebut. Hal itu terjadi karena tubuh salah mengenali vitamin D3 sebagai bahan kimia yang berpotensi berbahaya, sehingga meningkatkan respons kekebalan terhadapnya. Akibatnya, reaksi alergi ringan bisa terjadi, seperti ruam, gatal-gatal, hidung tersumbat, sementara itu reaksi yang lebih parah bisa membuat kamu kesulitan bernapas, bahkan berakibat fatal. Oleh karena itu, segera cari pertolongan medis bila kamu mengalami reaksi alergi karena minum vitamin.

Meski begitu, tidak semua orang yang alergi akan mengalami reaksi alergi saat mengonsumsi vitamin. Hal itu kembali lagi kepada reaksi tubuh masing-masing orang terhadap obat atau bahan-bahan tertentu. Ada orang yang tidak cocok dengan vitamin D3, tetapi ada juga yang alergi terhadap vitamin A. Namun, terlalu banyak minum vitamin bisa meningkatkan risiko yang memiliki alergi untuk mengalami reaksi alergi. Jadi, bila kamu mengalami reaksi alergi, vitamin yang kamu konsumsi bisa menjadi salah satu tersangka penyebabnya. Sebaiknya hentikan konsumsi vitamin yang menyebabkan kamu mengalami reaksi alergi. Kamu bisa bertanya pada dokter mengenai alternatif yang lebih aman untuk mendapatkan asupan vitamin tersebut.

Masalah Kulit Lainnya yang Bisa Terjadi Akibat Terlalu Banyak Minum Vitamin

Perlu diketahui terlebih dahulu, vitamin dibagi menjadi dua kelompok, yaitu yang larut dalam lemak dan yang larut dalam air.

Vitamin yang larut dalam air mudah dikeluarkan dari tubuh melalui urine, sehingga cenderung tidak menyebabkan masalah bahkan ketika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Contoh vitamin yang larut dalam air, antara lain vitamin C dan 8 jenis vitamin B (vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12). Namun, mengambil megadosis beberapa vitamin yang larut dalam air bisa menyebabkan efek samping yang berpotensi berbahaya.

Berbeda dari vitamin yang larut dalam air, vitamin yang larut dalam lemak mudah disimpan di jaringan tubuh, sehingga lebih cenderung menyebabkan keracunan bila dikonsumsi berlebihan daripada vitamin yang larut dalam air. Vitamin yang larut dalam lemak, antara lain vitamin A, D, E, dan K.

Sebenarnya bila dikonsumsi secara alami melalui makanan, nutrisi tersebut jarang sekali menyebabkan masalah, bahkan bila dikonsumsi dalam jumlah besar. Namun, ketika dikonsumsi dalam bentuk suplemen dan dalam dosis yang tinggi, sangat mudah untuk terjadi overdosis, dan bisa menyebabkan dampak buruk pada kesehatan.

Ada banyak efek samping merugikan yang bisa terjadi akibat terlalu banyak minum vitamin, salah satunya adalah masalah kulit. Selain reaksi alergi yang sudah dibahas sebelumnya, berikut ini masalah kulit lainnya yang juga bisa disebabkan oleh konsumsi vitamin berlebihan:

  • Ruam Kulit

Masalah kulit ini adalah efek samping yang umum akibat terlalu banyak minum vitamin B. Kulit mungkin tampak memerah dan bekas luka bisa muncul di seluruh tubuh. Keparahan ruam kulit yang terjadi tergantung pada intensitas overdosis vitamin B kompleks.

Konsumsi vitamin B3 juga bisa melebarkan pembuluh di permukaan kulit kamu, menyebabkan kemerahan dan sensasi terbakar yang disebut niacin flush.

  • Kulit Mengelupas

Minum vitamin A terlalu banyak bisa menyebabkan kulit kamu mengelupas dan mengakibatkan produksi minyak berlebihan atau bahkan menyebabkan kulit pecah-pecah dan rambut rontok.

  • Lesi Kulit

Masalah kulit ini bisa terjadi akibat konsumsi vitamin B6 (pyridoxine) terlalu banyak dalam waktu yang lama.

Itulah penjelasan mengenai dampak terlalu banyak minum vitamin pada kulit. Jadi, konsumsilah vitamin secukupnya saja, sesuai rekomendasi harian. Cara terbaik untuk mendapatkan asupan vitamin adalah dengan mengonsumsi berbagai macam makanan sehat. Bila karena satu dan lain hal, kamu tidak bisa mengonsumsi makan bergizi yang cukup, kamu bisa memenuhi kebutuhan vitamin kamu dengan mengonsumsi suplemen. Beli suplemennya pakai aplikasi Halodoc saja. Tinggal order dan pesanan vitaminmu akan diantar dalam waktu satu jam.