Bonus New Member
PSS Ikut Bersimpati
PSS Sleman

Beberapa Klub Memilih Bubar, PSS Ikut Bersimpati

Marco Gracia Paulo, Direktur Utama PSS Sleman, ikut bersimpati atas keputusan sejumlah tim Liga 1 yang menghentikan aktivitas mereka karena tidak adanya kejelasan nasib kompetisi. Ia merasa itu merupakan konsekuensi yang cukup logis.

Tidak adanya jalan terang atas kompetisi Liga Indonesia di tahun 2021 ini. Padahal tahun ini merupakan momentum kebangkitan persepakbolaan Indonesia yang sempat terganggu oleh pandemi Covid-19.

Wacana PSSI yang akan menggulirkan kompetisi di bulan Februari mendatang pun masih belum jelas karena tak kunjung mendapat lampu hijau dari pemerintah. Sehingga sejumlah klub tak kuat bertahan pada kondisi sekarang ini.

Tidak adanya roda kompetisi yang menjadi mata pencaharian seluruh elemen di tim sepakbola, membuat Madura United dan Persipura Jayapura memilih membubarkan timnya belum lama ini.

Kondisi yang akhir-akhir ini terjadi mengundang respons dari kontestan Shopee Liga 1 lainnya, yaitu PSS Sleman. Tim yang berasal dari Provinsi DIY itu masih mampu bertahan, meskipun status pemainnya diliburkan sejak bulan Oktober 2020 lalu.

Seperti yang dilansir oleh Bola.com, “Melihat tim pada bubar, menurut saya ini konsekuensi logis karena pukulan paling telak adalah ketidakjelasan kompetisi. Membuat semua sudah berdarah-darah, tapi pertolongan tidak kunjung datang,” terang Dirut PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, Sabtu (9/1/2020).

“Secara mental dan finansial jadi pukulan telak,” kata dia.

PSS Sleman ikut prihatin atas klub-klub yang mulai tumbang karena kompetisi terhenti berbulan-bulan. Marco Gracia berharap sesegera mungkin ada kejelasan dan keputusan resmi dari PSSI maupun PT LIB.

“Kami prihatin dan simpati, harus dihadapi bersama. Di PSS sendiri tetap dalam komitmennya sampai pada kemungkinan terburuk dan semua pemain masih komitmen sampai saat ini,” jelas Marco Gracia Paulo.

Jacksen Berharap Keajaiban

Di tempat lain, pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago, pasrah dengan keputusan manajemen klub yang menghentikan aktivitas skuad, karena masalah finansial. Jacksen masih berharap adanya keajaiban agar timnya bisa tampil di Piala AFC 2021.

“Saya baru tahu kabar itu dari media. Tidak banyak yang bisa saya ceritakan. Kalau sampai kapan dibubarkan, semua sudah jelas di pengumuman itu,” kata Jacksen F. Tiago saat dihubungi wartawan.

“Soal Piala AFC, saya baca juga begitu. Kita doakan saja semoga ada keajaiban yang terjadi nanti,” ucap pelatih asal Brasil itu.

Sumber

Promo Mingguan